Kawih Dengkleung, Jampe Menidurkan Anak Sekaligus Mengusir Penjajah Belanda
![]() |
| Instagram @jscmila |
Awalnya lagu ini diciptakan untuk pemerintah kolonial Belanda akan tetapi tidak ditampilkan secara terang-terangan.
Lirik kawih Dengkleung adalah sebagai berikut:
Dengkleung déngdék
Buah kopi raranggeuyan
Engkeun budak déwék
Ulah pati diheureuyan
Selain itu, lagu ini mengandung pekerjaan, harapan atau doa, dan tujuan yang lahir sebagai ancaman kepada orang lain agar tidak mengganggu sesuatu yang berharga milik penutur. Seperti yang tercantum dalam liriknya engkeun budak déwék ulah pati diheureuyan yang artinya jangan ganggu anak saya. Namun sama seperti lagu sebelumnya, lagu ini juga digunakan untuk meninabobokan anak.
Sumber
Agus Ahmad Wakih & Geri Syahril Sidik Universitas Perjuangan. 2020. Nilai Literasi Kakawihan untuk Mengasuh Anak Usia Dini. Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Volume 20, Nomor 2. https://ejournal.upi.edu/index.php/BS_JPBSP/article/view/33058, diakses pada tanggal 21 Januari 2022.
Lirik kawih Dengkleung adalah sebagai berikut:
Dengkleung déngdék
Buah kopi raranggeuyan
Engkeun budak déwék
Ulah pati diheureuyan
Selain itu, lagu ini mengandung pekerjaan, harapan atau doa, dan tujuan yang lahir sebagai ancaman kepada orang lain agar tidak mengganggu sesuatu yang berharga milik penutur. Seperti yang tercantum dalam liriknya engkeun budak déwék ulah pati diheureuyan yang artinya jangan ganggu anak saya. Namun sama seperti lagu sebelumnya, lagu ini juga digunakan untuk meninabobokan anak.
Alunan Kawih Dengkleung:
Sumber
Agus Ahmad Wakih & Geri Syahril Sidik Universitas Perjuangan. 2020. Nilai Literasi Kakawihan untuk Mengasuh Anak Usia Dini. Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Volume 20, Nomor 2. https://ejournal.upi.edu/index.php/BS_JPBSP/article/view/33058, diakses pada tanggal 21 Januari 2022.
